Selamat Siang...
Bahkan saat kamu
berpikir bahwa kamu hanya berjalan sendiri... tiba-tiba sebuah pesan masuk di
room chat Line mu, menanyakan kabar kamu saat terjadi gempa yang cukup besar di
NTT.
Apa mungkin hati saya akan merasa baik-baik saja, tentu tidak, bahkan saya
merasa pertanyaan itu hanya sebuah pertanyaan biasa yang biasa saya tanyakan
padanya saat saya mendengar ada berita Gempa disana, yang berarti ini murni
kekhawatiran seorang sahabat yang tinggal di belahan dunia yang berbeda.
Entahlah saya
sendiri masih bertanya-tanya apakah saya masih mampu untuk melanjutkan studi
saya, padahal saya tau saya otak saya tidak secemerlang sahabat-sahabat saya
dikelas kemarin. Dan kemudian riset saya tidak ada saling keterkaitan antara S1
dan S2. Karena S1 saya membahas ekonomi makro, dan S2 saya membahas pendidikan,
itupun bukan topik yang sebenarnya saya minati lebih kepada “kejar deadline”
agar bisa cepat lulus dan tidak tambah UKT. Ya mungkin saya tidak pintar, tapi
saya rajin dan tekun, ini bisa jadi penyelamat bagi saya kalau nanti saya
benar-benar lanjut studi ke Luar Negeri. Tapi satu hal yang menjadi tantangan/hambatan
saya, adalah usia. Ya usia saya sudah mendekati limit untuk mendapatkan
beasiswa, walau saya tau masih banyak beasiswa tanpa persyaratan usia. Idealnya
memang sudah berkeluarga dan punya anak, tapi takdir tidak bisa memilih bahkan
menolak, saya bersyukur apapun yang sudah Allah berikan pada saya saat ini.
Kesempatan itu
entah kapan datangnya, tapi saya harus optimis sih, one day insya allah bisa...
bismillah Ya Allah... :'(
Bandung, 2 September 2026