“Ibu ke UGD gulanya 500, bawa perlengkapan...”
Tiba-tiba sebuah
pesan masuk ke whats app saya, kaget tentu iya, tapi ini bukan kali pertama ibu
masuk ke rumah sakit, setiap ibu masuk kerumah sakit, rasa cemas itu pasti ada
dalam fikiran saya, bahkan saya masih ingat betul saat ibu harus masuk ruang
IGD selama 3 hari, dimana kondisi ibu benar-benar drop, entahlah saya sudah
tidak bisa berfikir apa-apa, sejujurnya saya takut, dan tak pernah siap kalau
suatu saat haru kehilangan Ibu untuk selama-lamanya, saya tau ibu sangat
menyayangi saya, jadi sebisa mungkin saya selalu berusaha menyenangkan hati
ibu.
Sudah 3 hari ini
ibu dirawat di rumah sakit karena tekanan darahnya naik, alhamdullilah saat
terakhir dijenguk kemarin saya melihat kondisi ibu jauh lebih baik dari hari
pertama, saya berharap ibu selalu sehat dan bisa kembali normal kembali, walau
tau tangan ibu yang pernah kena stroke belum bisa pulih seperti sediakala. Saya
sudah terbiasa sendiri, hingga mandiri, dan mampu mengerjakan apa-apa sendiri,
waktu memang membuat saya tumbuh jauh lebih kuat dari yang sebelum-sebelumnya.
Saya bisa melakukannya sendiri.
Ya Allah semoga
besok-besok saat ada kondisi sulit seperti ini ada orang yang bisa menemani dan
menyemangati saya, seseorang yang bisa menghibur saya kalau saya sedih, aamiin.
Bandung, 28 Januari
2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar