Semoga hal-hal baik datang di bulan ini, Aamiin.
Setelah sejauh ini selesai UAS di semester 3, kemudian persiapan Ujian Kualifikasi,
kemudian seminar internasional ke jepang, dan persiapan proposal, rasanya
begitu dekat dan banyak sekali, dibilang lelah iya, tapi lebih lelah urusan
hati si, wkwkkwk gapapa seenggaknya saya sudah melalui itu semua dengan hasil
yang tidak mengecewakan, bahkan menurut saya sangat progresif, IPK saya naik,
bisa seminar internasional, dan bisa menyelesaikan proposal untuk seminar
alhamdullilah itu luar biasa, saya yang apa-apa sendiri, dan mengupayakan apa-apa
juga sendiri harus lebih banyak bersyukur karena Allah dengan segala kebaikannya,
membuat segala yang terasa sulit menjadi lebih mudah untuk dijalani.
Walau tabungan saya benar-benar menipis karena biaya refund Seminter belum
diterima, LA juga belum cair, tapi gapapa juga sih saya masih ada tabungan
lain, dan kalau kurang pun saya masih punya LM yang bisa dijual untuk menyambung
hidup wkwkkw, tapi alhamdullilah kamis kemarn ketika buka Monev BPI, ternyata
ajuan dana Seminter dan LA sudah Submitted ke LPDP, tinggal nunggu aja, semoga
segera cair, aamiin.
Dan dihari kamis kemarin, saya datang untuk memberikan dukungan dan
semangat kepada teman-teman yang mengikuti kegiatan seminar proposal, dari 13
orang ada 4 orang yang sempro kemarin, alhamdullilah, proposal saya masih
nyangkut di pembimbing saya. Dan ketika itu kebetulan beliau juga yang menjadi
penguji untuk teman saya yang sempro, ketika dihubungi beliau bilang kalau hari
itu beliau sibuk jadi tidak bisa bimbingan, dan saya hanya menjawab “Baik Prof,
terima kasih”
Tapi qadarullah siang itu beliau telpon saya dan menyuruh saya untuk bimbingan
ke ruangannya, alhamdullilah akhirnya di ACC dan ditanda tangani, padahal saya
tau proposal saya dimejanya sepertinya belum dibaca, karena tidak ada coretan
sama sekali, dan karena lembar pengesahannya salah, saya lari-lari ke tukang
foto copy untuk mengprint ulang lembar pengesahan, ini persis seperti orang
yang mendapat uang kaget di acara televisi wkwkwkkwk, setelah ditanda tangani
akhirnya saya menuju kantin untuk menemani teman-teman makan siang, eh ditelpon
lagi oleh teman saya, katanya lembar pengesahan kurang dan harus rangkap 3
lembar, yauda saya lari-lari lagi dari tukang foto copy ke ruangan Prof,
alhamdullilah selesai di tanda tangan.
Saya teringat 16 tahun lalu ketika mengerjakan skripsi, dimana pembimbing
satu saya adalah Prof Disman dan Almarhum Pak Dudi, untuk bisa sidang kita
butuh tanda tangan dari pembimbing satu, dan saya ingat betul skripsi saya yang
bahas tentang pertumbuhan ekonomi itu, hanya beberapa kali dengan Prof Disman,
saya pun sudah hampir menyerah, karena beliau akan melaksanakan ibadah Haji,
dengan lemas saya akhirnya ke ruangan beliau di gedung Isola, dan bermaksud
mengambil revisian bimbingan, karena saya tau beliau akan lama menunaikan Haji,
dan ketika tidak sengaja saya buka, draft bimbingan saya sudah ditanda tangani,
saya langsung lemas dan terharu mungkin menangis juga, karena akhirnya bisa
sidang menyusul kawan-kawan yang lain, begitulah Allah memberikan cintanya kepada
kita, taulah bagaimana S1 saya dulu, penuh perjuangan sekali.
Dan ketika menjalani proses akhir perkuliahan di S2 ini, saya merasa semua
mudah karena Allah, alhamdullilah semua bisa saya lalui dengan baik,mendapatkan
IPK yang luar biasa besar untuk saya, namun saya masih ada PR karena saya ingin
Cumloude, saya harus membuat Artikel yang dengan publikasi Sinta 2, dan harus
lulus toefl dengan score 500. Bismillah Ya Allah, saya yakin saya bisa, saya
ingin membahagiakan orang tua saya, dan ingin meningkatkan kapasitas diri saya,
tolong bantu saya Ya Allah, tolong mudahkan semuanya, hingga saya lulus wisuda
tahun ini, aamiin ya rabbal alamiin,
Bandung, 1 Maret 2025

Tidak ada komentar:
Posting Komentar