Minggu, 24 September 2023

Wawancara




 “An Interview is a structured conversation where one participant asks questions and the other provides answers. In Common parlance, the word “interview” refers to a one-on-one conversation between an interview and interviewee” –Wikipedia

Alhamdullilah sudah hampir satu bulan saya kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia, sebuah cita-cita atau mungkin mimpi yang tertunda, berselang 14 tahun sejak saya lulus S1 akhirnya saya kembali lagi ke “kelas” untuk belajar dengan guru-guru yang dulu mengajar saya di S1, alhamdullilah sebagian besar dosen-dosen saya dahulu sudah menjadi Guru Besar, dan banyak pula yang sudah menjadi Profesor. Alhamdullilah juga memiliki teman-teman yang sangat baik ada 13 orang, dengan latar belakang yang sangat beragam.

Dan kabar baiknya adalah sanggahan saya diberkas Beasiswa diterima, saya terjadwalkan untuk wawancara ditanggal 21 September hari Selasa. Apa yang siapkan? Tentu saja belajar dan latihan, alhamdullilah salah satu teman yang berhasil lolos beasiswa LPDP memberikan banyak masukan terkait wawancara, dan dengan berbaik hati beliau pula yang mencarikan anak beasiswa BPI yang bisa membantu saya latihan Wawancara, dan tentu saja karena beliau lebih berpengalaman dari saya, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentu tidak mudah dan terasa sedikit “menyerang”. Selesai itu pun saya lanjut untuk latihan lagi dengan sahabat saya yang tahun lalu diterima beasiswa BPI ini, alhamdullialh lebih tercerahkan, namun  setelahnya tiba-tiba saja hati saya menjadi lemah, entah karena saya lelah tapi tiba-tiba saja saya menangis melihat perjalanan saya sudah ada dititik ini.

Dan esok haripun tiba, wawancara terjadwalkan pukul 13.00 namun 2 jam sebelumnya saya diminta sudah hadir diruang  zoom yang sudah disediakan, Hari Selasa adalah hari yang sangat padat, 4 mata kuliah dengan total 11 sks. Saya hanya berfikir dimana saya akan melakukan wawancara, sementara saya berada dilantai 5 dengan beberapa ruang kelas besar yang dipake juga oleh prodi lain, ingin keluar gedung rasanya jauh, ah sudahlah salah satu tempat yang akan saya gunakan adalah lorong menuju Toilet Dosen yang jarang dilalui oleh mahasiswa.

Dan ternyata ketika saya belajar Aplikasi dan Kebijakan Makro dengan Prof Ika, sekitar pukul 10 lebih handphone saya berbunyi, fasilitator meminta saya masuk ke ruang zoom, akhirnya saya melihat ruang kelas sebelah kosong, saya masuk ke ruang zoom dengan HP. Beberapa menit berlalu ketika seluruh Viewer/Pewawancara sudah ada, fasilitator meminta saya menyalakan zoom via PC/atau Laptop. Dan ketika saya mengambil Laptop tiba-tiba saja Zoomnya expired, minta update, dan itu lama sekali, maka izinlah saya untuk menggunakan HP. Alhamdullilah panitia membolehkan dan memberikan kesempatan kepada saya untuk wawancara menggunakan HP.

Alhamdullilah dosen pun memberikan izin kepada saya untuk keluar dari kelas dan mengikuti kegiatan wawancara dan ikut mendoakan juga agar wawancara lancar, lolos beasiswanya.  Dan wawnacara pun berjalan sekitar 45 menit, ada seorang ibu dan dua orang bapak-bapak yang bertugas mewawancara. Sebenarnya elama beberapa tahun terakhir saya terlibat dalam PSB (Penerimaan Siswa Baru) disekolah, dan saya seringkali diberi tugas untuk menjadi pewawancara, dan ketika saya ada diposisi menjadi orang yang di wawancara tentu saja saya merasakan rasa gugup terlebih yang mewawancara adalah psikolog dan dosen yang sudah sangat berpengalaman, tapi alhamdullilah secara keseluruhan wawancara bisa saya selesaikan dengan baik, saya bisa menjawab dengan baik pertanyaan-pertanyaan dari tim panitia. Dan jauh lebih sulit pertanyaannya saat latihan semalam. Wkwkwkkwk.

Apa saja pertanyaanya ? Mulai dari alasan Kuliah lagi ? Mengapa mengambil S2 di UPI tidak dikampus lain ? Tema Tesisnya nanti apa ? Kendala selama menjadi Guru apa? Hal yang paling mengecewakan dalam hidup ? Prestasi yang pernah diraih ? Kegiatan tambahan selain Guru ? sampai Essay saya tentang “Agent of Change” … ya begitulah kira-kira yang mereka tanyakan.

Dan alhamdullilah segala kemudahan Allah berikan, ketenangan saat menjawab, ruang kelas sebelah yang kosong dan bisa saya gunakan untuk wawancara, Hp yang sinyal dan kuotanya ada dan di izinkan karena zoom dilaptop error minta update, juga izin dari Profesor untuk dapat keluar kelas mengikuti proses wawancara, saya sudah berikhtiar dengan sungguh-sungguh, sisanya saya serahkan kepada Allah SWT, dari awal pun sebenarnya saya sudah berniat, mau beasiswa ataupun tidak, yang penting rizknya ada, dan Allah berikan kemudahan untuk semuanya.

Ya Allah terima kasih atas segala kebaikanMu, jadikan aku sebagai sebaik-baik hamba yang pandai bersyukur, aamiin.

Bandung, 24 September 2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar