Sabtu, 25 Maret 2023

Air Mata Di Kelas


 “ Saya percaya apa yang terjadi semata-mata bentuk cinta dan kasih sayang Allah pada saya"

Sore itu tambahan ekonomi hanya dihadiri satu murid laki-laki, dan satu murid laki-laki yang remedial PTS (Penilaian Tengah Semester), setelah anak yang remed selesai, tak lama hujan turun dengan deras, dan tambahan Olim Ekonomi kembali saya lanjutkan, alhamdullilah datang dua orang murid laki-laki lainnya, sehingga dikelas itu hanya ada kami berempat, saya dan 3 murid laki-laki. Awalnya saya tidak ingin bercerita apa-apa, tapi karena ada masalah besar dengan salah satu murid saya dikelas dimana saya wali kelasnya, akhirnya fikiran saya pun jadi tidak fokus, tiba-tiba saja bercerita tentang perasaan saya sebagai wali kelas yang merasa kecewa atas perbuatan anak kelas saya. Yang tinggal hitungan bulan akan lulus, air mata saya tiba-tiba tidak terbendung, suasana jadi berubah hening, saya tidak ingin mereka melihat ibu gurunya menangis, saya berusaha menutupi wajah saya dengan mukena, dan saya berusaha menguasai emosi saya, mereka tau gurunya lelah dan tidak dalam kondisi baik-baik saja, dan mereka hanya bisa terdiam.

Entahlah… rasanya kalau hanya sekedar mengajar, rasa-rasanya google lebih pandai dari saya, dia bisa menjawab apa saja yang ditanyakan oleh murid saya, kalau hanay sekedar transfer ilmu, banyak juga guru yang ada di youtube yang bisa dilihat oleh murid-murid setiap hari, tapi pekerjaan “mendidik” tidak bisa dilakukan oleh mesin atau kecerdasan artifisial buatan manusia, mendidik manusia menjadi manusia yang baik akhlaknya itu butuh waktu dan butuh kasih sayang.

Semoga Apa yang terjadi disekolah dan menjadi tanggung jawab saya sebagai guru dan sebagai wali kelas bisa terlewati dengan baik, saya ingin melihat keberhasilan dan kesuksesan murid-murid saya, semoga Allah menjaga dan menyayangi mereka, dan menjadikan mereka anak-anak yang sholeh dan sholehah, aamiin.

Bandung, 25 Maret 2023

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar