Kamis, 26 Januari 2023

PKK pembinaan kesejahteraan keluarga

  


“If Allah has put you in a difficult situation in this world, it’s a chance to earn ease in the hereafter through patience”

Sadar tidak sadar, saya selalu ingat bahwasannya doa itu berasal dari kata-kata, dan sejatinya sebagian besar doa kita itu berisi lantunan kata-kata kita, baik yang pernah terlintas secara lisan maupun tidak. Yang pada akhirnya mau saya akui atau tidak, sebagian kata-kata yang keluar dari lisan saya, sebagian besar semuanya terangkum dalam doa.

Suatu ketika saya pernah berkata “ Sebaik-baik manusia adalah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”

Dan mungkin inilah yang pada akhirnya mengantarkan orang-orang datang kepada saya meminta tolong, meminta bantuan untuk saya menjalani amanah-amanah yang mungkin tidak saya firkinkan sebelumnya. Seperti halnya kedua DKM baru yang tiba-tiba datang kerumah dan meminta saya membantunya menjadi pengurus dkm dan membawahi bidang pendidikan dimana latar belakang saya yang sangat aktif di madrasah, remaja masjid, juga guru disekolah Islam, hal yang tentu tidak mungkin saya tolak tanpa alasan. Saya tau amanah dimesjid bukan sekedar amanah tapi lebih dari itu, ini merupakan tanggung jawab saya sebagai umat Islam untuk  memakmurkan masjid.

Kemudian salah satu pengurus dkm juga terpilih menjadi ketua RW dikomplek rumah saya, yang saya tau kondisi warga di RW saya memang butuh banyak PR, mulai dari sampah, kepedulian warga tentang kebersihan, kesadaran akan sholat berjamaah dimesjid, longsor rumah yang ada didekat sungai, dan lain sebagainya, belum lagi masalah birokrasi, hingga saya melihat bapak RW ini yang juga pengurus dkm merasa kelelahan, dan saya yang entah spontan atau hanya ingin menghibur bapaknya bilang

“semangat pak, saya bantu apa atuh apa ya pak “

Yang kemudian bapaknya berfikir bahwa saya juga perlu ikut serta membantu istrinya yang otomatis menjadi ibu ketua PKK dikomplek saya, ntar deh sama ibu aja. Dan benarlah, besoknya bu RW yang merangkap jadi ketua PKK meminta saya ikut membantunya jadi pengurus PKK, dimana saya kebagian jadi koordinator bidang pendidikan, antara ingin tertawa dan menangis, tau apa saya masalah PKK, walau saya seorang guru yang berkecimpung di dunia pendidikan kan tidak otomatis paham betul tentang pendidikan terutama pendidikan dimasyarakat, terlebih saya belum jadi ibu dan belum punya anak juga, tapi alih-alih memikirkan status ibu-ibu atau bukan pada akhirnya saya datang juga diundangan rapat ibu-ibu PKK dan saya juga ikut membuat program bidang pendidikan untyk warga msayarakat dikomplek saya.

Padahal kalau ingin mengeluh, pekerjaan disekolah saja sudah banyak, sudah banyak drama juga yang harus saya hadapi dengan fikiran dingin, meskipun saya akui semuanya terlalui, belum diyayasan sekolah tempat saya mengajar saya juga diminta membantu salah satu atasan di organisasi pendidikan yang banyak membahas masalah-masalah dan isu-isu penting seputar pendidikan.

Entahlah apa benar serius saya mau sekolah lagi tahun ini untuk mengambil S2 atau tidak, yang pasti kalau mau lanjut sekolah saya harus benar-benar cari beasiswa, karena tidak mungkin bayar kuliah S2 dengan uang  sendiri, mudah-mudahan jika itu membawa kemaslahatan, Allah mudahkan jalannya, aamiin.

Bandung, 26 Januari 2023

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar