Rabu, 29 Desember 2021

You Deserve

 


“Get married because you both see a similar future together, not because you’re alone, unhappy, feeling left out, or pressured by parent and aunties. A marriage doesn’t take all of your troubles away, it oftem ampliefies internal conflict. So pick your life partner carefully…  “- Vex King

Sudah hampir 7 tahun saya memiliki Instagram, entahlah dulu pertama kali buat juga dibuatin sama murid sma ketika saya ngajar dibimbel ditahun 2014, dan sekarang tahun 2021 tentunya banyak hal yang berubah, termasuk murid-murid saya yang berteman di social media, jiak dilihat secara kuantitas pertemanan disosial media, teman-teman saya di social media lebih banyak adalah murid daripada “teman” dan secara logika memang iya, karena saya sudah jarang berkomunikasi denga sahabat-sahabat saya dulu, baik teman sma ataupun teman kuliah, teman kerja ? ada… tapi sepertinya juga terbatas, terlebih mereka sudah sibuk dengan keluarganya masing-masing, kecuali beberapa.

Apa menariknya bermain Instagram ? Selain tempat pamer wkwkwkkwkw, pamer kecantikan, kekayaaan, kesuksesan, dan lainnya, karena jarang sekali melihat orang-orang pamer kesedihan dan penderitaan di sosial media, terus saya pamer apa? Hahahahha tidak pamer, hanya berbagi saja kegabutan. Saya sering sekali posting masakan-masakan yang saya buat diakhir pecan. Tujuannya apa? Ya… mungkin jadi investasi saja, mungkin suatu saat saya punya peluang untuk berbisnis kuliner, mungkin jika ada kesempatan saya ingin kursus ambil kelas baking. Karena selain menulis, saya punya ketertarikan dalam memasak terutama baking kue dan membuat dessert.

Kembali lagi ke Instagram, belakangan ini isi Instagram saya penuh dengan kebahagiaan, kebahagiaan murid-murid saya tentunya, Hirman yang sudah tunangan, Alya yang sudah tunanngan, Mira yang sudah menikah, Nurul yang sedang hamil, Ninis yang sedang hamil, Amanda yang sedang hamil, Hiesqi yang baru saja melahirkan, ia dan Dion suaminya sama-sama murid saya dulu di bimbel, tahun ini mereka sudah menjadi orang tua, sementara saya… masih berusaha untuk itu.

Sebagai Guru saya ikut bahagia melihat murid-murid saya akhirnya menikah dan berkeluarga, mereka juga dititipi anak oleh Allah bisa menjadi orang tua, meski saya sendiri belum bisa menjadi orang tua tapi saya bersyukur punya ponakan-ponakan yang bisa saya asuh seperti anak saya sendiri, mereka dekat dengan saya tantenya, yah perjalanan pernikahan mungkin tidak akan selamanya berjalan dengan baik, tapi bersyukurlah jika kamu mendapatkan pasangan hidup yang baik, yang dengannya kamu cukup menjadi diri kamu sendiri, percayalah semua orang ada waktunya masing-masing, bersabarlah dengan kesabaran yang baik, semoga tahun depan Allah mengabulkan seluruh hajat-hajatmu, aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar