“Laki-laki baik pasti ada. Hanya
tak semua beruntung menemukan seseorang yang siap mendampingi dalam susah dan
senang, dalam sehat dan sakit, dalam rentang hidup hingga kematian menjemput”
―
Kenapa karakter Han Ji Pyeong
begitu melekat pada aktor Kim Seon Ho ? Alasannya sederhana, karena Karakter
Han Ji Pyeong menggambarkan laki-laki baik hati yang tulus menyayangi orang
yang dicintainya. Dan sekarang didrama terbarunya dia lagi-lagi memerankan
laki-laki baik, ya kebaikan adalah cara yang paling mudah menarik hati
seseorang, meskipun pada kenyataannya tidak semua orang-orang baik mendapatkan
kebaikan yang sama dari orang lain, banyak juga orang-orang baik yang hidupnya
tidak baik karena ia dipercaya menerima ujian hidup lebih berat dari orang
lain.
Ada banyak adegan dalam drama
Korea yang bisa bikin perempuan menjadi baper, iya hal-hal sederhana yang
mungkin bisa membuat hati perempuan menjadi berbunga-bunga, seperti adegaan
Song Jong Ki dan Song Hye Kyo didrama Descendent of The Sun, dimana Song Jong
Ki yang beperan sebagai seorang tentara keamanan didaerah konflik membantu Song
Hye Kyo yang berperan sebagai Dokter, bantuan sederhana sih... naliin tali
sepatu, tapi kalau lagi repot, itu sangat membantu sekali, apalagi kalau dua
tangan kita sedang sibuk membawa barang, kalau tidak diikat dengan baik, bisa
saja kita terjatuh. Atau drama lain yang juga populer seperti Crash Landing On
You, dimana Hyun Bin membantu mengikatkan rambut Seo Ye Jin, karena ceritanya
diKorea Utara, perempuan harus berdandan sederhana dan mengikat rambutnya.
Nah cerita pak Han Jipyeong di
Start Up ini banyak sekali nunjukkin kebaikan-kebaikan Pak Han, bukan Cuma sama
Dalmi tokoh wanita utamanya, tapi juga sama si Nenek yang udah banyak bantu dan
dukung Han Ji Pyeong sampai jadi Pengusaha Sukses yang tajir melintir. Tapi
memang karena endingnya gak sama Pak han, saya gak nonton 2 episode
terakhirnya, tapi kebaikan-kebaikan pak han itu juga ada di beberapa MV
potongan dramanya. Saya mau sebutin kebaikan-kebaikan pak han yang saya ingat
di drama itu, walau saya cuma nonton 14 episode. Saya sebutin yang saya inget
aja yah.
Yang pertama, waktu pak han ngelindungin
kepala dalmi pake tangannya, pas mau masuk mobil Sport, supaya dalmi gak
kejedot, bukan cuma bukain pintu yah saudara-saudara, tapi mastiin ini orang
yang masuk mobil kepala gak kejedot pintu mobil. Yang kedua waktu dalmi mau buka
minuman kemasan, dalmi gak minta tolong, tapi itu pak han reflek ambil minuman
kemasan ditangan dalmi terus bukain tutupnya. Yang Ketiga waktu Dalmi mo ambil
buku dirak yang ketinggian dan udah jinjit-jinjit masih gak nyampe, pak han
dengan sigap ambilin buku itu, secara pak han ini badannya tinggi dibanding
dalmi, Yang Keempat waktu makan sama dalmi di tempat makan, sebelum dalmi makan
pak han ambil mienya dalmi dan diadukin sama dia sebelum dimakan sama dalmi,
Yang Kelima waktu dalmi ikut pulang sama Pak Han, saking capenya Dalmi
ketiduran, dan Pak Han dengan baik hati geserin kursinya biar lebih nyaman buat
dalmi tidur, Yang Keenam waktu Dalmi masuk ruangan rapat sama Pak Han, karena
terasa panas, pak Han reflek langsung nyalahin AC ruangan rapat itu biar dalmi
gak kepanasan, Yang Ketujuh Pak Han jagain Dalmi waktu Dalmi nangis dan ada
pegawainya masuk ruangan, Pak han ngajakin dalmi sembunyi dikolong meja, supaya
kondisi Dalmi yang lagi down dan berantakan gak diliat sama pegawai-pegawainya
dikantor.
Yang tujuh kebaikan yang dilakuin
Pak han membekas di ingatan saya, dan Saya melihat hal serupa didalam rumah
saya, bagaimana cara Bapak memperlakukan ibu. Mulai dari masakin air panas ibu,
nuangin, nyiapin baju ibu, mulai dari nyuci, jemur, sampe nyetrika pakaian ibu,
maklum tangan ibu sakit karena sempat kena Stroke..., saya masih ingat
kata-kata Suster waktu Ibu dirawat di Rumah Sakit, “Bapak ini sayang banget
sama ibu, gak mau ninggalin ibu sama sekali, bahkan waktu ibu mau ke air,
apa-apa yang bantu bapak, gak mau sama saya” yah begitualah kalau kamu
mendapatkan rezeky jodoh/pasangan hidup yang baik, insya allah ia akan
menyempurnakan hidup kamu, dan membantu kamu dalam ketaatan. Saya ingat betapa
repotnya saya mengurus ibu ketika bapak sakit beberapa hari lalu, saya yang
juga sibuk mengajar harus mengerjakan pekerjaan rumah sendirian, termasuk belanja ke pasar. Saya ingat waktu bapak
sakit, saya baru selesai membereskan kasur, menyuci piring dan menyapu jam setengah
7 pagi, dimana jam 7 saya harus sudah masuk zoom untuk mengajar, saya hanya punya
wkatu 30 menit untuk belanja ke pasar.
Berbelanja 30 menit, membeli
bubur untuk bapak, dan membeli ketupat untuk sarapan ibu, menyiapkan obat-obat
ibu, saya benar-benar seperti dapat uang
Kaget yang ada diacara TV, saya lari-lari dipasar beli ini dan itu sambil liat
jam ditangan wkwkkwkkwkw, alhamdullilah beres dan selesai beberapa menit menuju
pukul 07.00.
Mungkin saat ini kamu belum bertemu dengan laki-laki seperti
Pak Han, tapi percayalah kalau laki-laki baik itu masih ada, dan kebaikan itu
bukan selalu tentang materi, pak han tidak pernah memberi dalmi uang atau
hadiah sepeserpun, tapi semua kebaikan pak han yang tulus kepada dalmi sudah
menunjukkan bagaimana besarnya cinta pak han pada dalmi, walau tidak berbalas,
jadi... baik-baikalh menjadi manusia, semoga kelak yang menjadi jodoh kamu
nanti juga orang yang baik-baik, aamiin.
Bandung, 11 September 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar