Rabu, 15 Juli 2020

Uwu


Yang belum nikah merasa enggak bahagia dan mikir kalau udah nikah  bakal uwa uwu uwa uwu
Padahal yang sudah nikah juga merasa enggak bahagia dan mikir jika belum nikah bakal lebih merdeka
Bahagia bukan soal status nikah/belum, Tapi tentang penerimaan keadaan diri kita disaat ini.
-          Adjie Santosoputro

Gara-gara selebritis, selebgram, dan influencer yang nikah muda, dengan jalan taaruf, terus share keuwuan disosial media, banyak netijen yang nyinyir, wkwkwkwk. Entah nyinyir positif atau nyinyir negatif, mungkin sebagian baper atau mungkin julid aja, enaknya bisa nikah muda, semudah itu sementara diluaran sana masih banyak perempuan-perempuan single yang usianya sudah diatas 30 tahun namun belum juga dikasih pasangan hidup dan masih melajang.

Sejujurnya saya gak ngerti istilah “Uwu” itu darimana datangnya, tapi istulah ini biasa saya baca kalo orang-orang pada revieuw drama korea, mungkin yang dipahami Uwu itu adalah kondisi dimana pasangan terlihat begitu menggemaskan dan romantis, apalagi pasangan yang sudah berstatus menikah. Yah meskipun nyatanya keuwuan itu hanya banyak terlihat dilayar-layar drama korea, nyatanya dalam kehidupan nyata, pernikahan tidak seuwu keliatannya. Bagi saya satu-satunya pasangan halal yang sangat “Uwu” hanya satu, Rasullulah dan Istrinya, selebihnya hanya ada didrama korea dan dikomik-komik serial cantik yang kebanyakan hasil karangan penulisnya.

Tapi sejujurnya yang harus dipersiapkan sebelum menikah adalah mental yang sehat, gak sedikit orang yang sudah menikah justru jadi tidak sehat mentalnya, karena sejatinya banyak persoalan-persoalan kehidupan yang lebih pelik ketika kita menikah. Masalah Finansial,Komunikasi, Pandangan Hidup, Mertua, Ipar, atau apa pun itu yang mungkin kamu harus benar-benar mengelola emosi kamu agar secara mental kamu tetap dalam kondisi sehat dan bisa menghadapinya. Jangan sampai setelah menikah kamu malah jadi tidak bahagia dan stres.

Inilah yang mungkin harus kamu siapin kalau kamu sekarang belum menikah, sekarang sudah banyak sebenarnya sekolah pra nikah, atau pelatihan dan seminar-seminar yang bisa kamu ikutin buat nambah pengetahuan kamu tentang “Pernikahan”, kamu harus ingat tujuan utama kamu nikah itu untuk apa? Bagi saya Nikah itu adalah Ibadah, ibadah paling lama yang mungkin akan kita jalani, dan salah satu tantangannya adalah menjaga pernikahan hingga akhir hayat. Jangan sampai kamu nikah karena ingin bahagia, orang yang nikah gak semuanya bahagia, bahkan banyak diluar sana yang setelah menikah justru gak bahagia dan berakhir sama perceraian.

Intinya jangan mengukur kebahagiaan kita dengan kebahagiaan orang lain, kamu berhak bahagia walau kamu belum menikah, kamu juga berhak bahagia saat kamu sudah menikah. Tapi apapun kondisinya jadilah orang yang pandai bersyukur, bahagiakan dirimu dengan jalan yang baik, kamu tidak bisa mengharapkan kebahagiaan dari orang lain, karena kamu sendirilah yang harus menemukan kebahagiaan itu, dan saran saya kurangilah bermain sosial media, jika itu jadi toxic buat hidup kamu, jangan gara-gara keuwuan orang lain hidup kamu jadi tidak bahagia.

Picture : @betyal_4

Bandung, 16 Juli 2020



Tidak ada komentar:

Posting Komentar