"Rumput Tetangga Selalu lebih hijau dari rumput dihalaman sendiri"
Kita selalu lebih senang melihat
rumput tetangga, karena rumput dihalaman tetangga selalu lebih hijau dari
rumput dihalaman sendiri. Peribasa ini sebenarnya sudah sering saya dengar dan
saya baca dari buku-buku yang biasa saya baca. Dan memang seperti itulah
kehidupan, membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan orang lain yang
kondisinya jauh lebih baik dari kita, sayang yang kita lihat hanya rumputnya
saja...., mungkin jika kita sesekali bertamu kedalam rumah tetangga, barangkali
kondisi kehidupan tetangga kita tidak jauh lebih baik dari kehidupan kita.
Banyak orang yang hidupnya lebih
susah dan lebih sulit dari kita, namun mereka tidak pernah mengeluh, Imannya
lebih kuat dari kita, tawakalnya lebih baik dari kita, dan syukurnya lebih
banyak dari kita. Mungkin kita yang tidak bisa memahami bentuk kasih sayang
Allah, hidup kita kadang dibuat sulit dan dibuat susah oleh Allah, bukan karena
Allah zalim, tapi Allah ingin tau seberapa besar kualitas Iman kita, bukankah
orang-orang sebelum kita pun sama-sama diuji dengan berbagai hal, entah itu
berupa kesenangan ataupu kesedihan, entah itu kelapangan atau kesempitan,
semuanya sudah ditakar sesuai kapasitas diri kita, tidak mungkin tertukar satu
dengan lainnya.
Biarkan rumput itu terus tumbuh
dihalamanmu, biarkan rumput itu menjadi pemanis halaman rumahmu, biarkan ia
tumbuh dengan warna hijaunya, meski tak sehijau rumput tetanggamu, tugasmu
hanyalah menjaga rumput dihalaman rumahmu, siramlah dengan air keiklhasan agar
ia tetap bisa tumbuh dengan baik, jika memang harus dipotong dan dirapihkan,
maka potong dan rapihkanlah dengan penuh kesabaran, biarkan sisanya Allah yang
mengurusnya, rumahmu adalah tempat tinggalmu, tinggalah dengan nyaman
didalamnya, jadikan ia surgamu didunia.
Dan biarkan rumput tetanggamu
hidup baik dengan hijaunya yang indah.
Bandung, 8 Agustus 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar