Senin, 07 Agustus 2017

Rumput Tetangga






"Rumput Tetangga Selalu lebih hijau dari rumput dihalaman sendiri"

 
Kita selalu lebih senang melihat rumput tetangga, karena rumput dihalaman tetangga selalu lebih hijau dari rumput dihalaman sendiri. Peribasa ini sebenarnya sudah sering saya dengar dan saya baca dari buku-buku yang biasa saya baca. Dan memang seperti itulah kehidupan, membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan orang lain yang kondisinya jauh lebih baik dari kita, sayang yang kita lihat hanya rumputnya saja...., mungkin jika kita sesekali bertamu kedalam rumah tetangga, barangkali kondisi kehidupan tetangga kita tidak jauh lebih baik dari kehidupan kita. 

Banyak orang yang hidupnya lebih susah dan lebih sulit dari kita, namun mereka tidak pernah mengeluh, Imannya lebih kuat dari kita, tawakalnya lebih baik dari kita, dan syukurnya lebih banyak dari kita. Mungkin kita yang tidak bisa memahami bentuk kasih sayang Allah, hidup kita kadang dibuat sulit dan dibuat susah oleh Allah, bukan karena Allah zalim, tapi Allah ingin tau seberapa besar kualitas Iman kita, bukankah orang-orang sebelum kita pun sama-sama diuji dengan berbagai hal, entah itu berupa kesenangan ataupu kesedihan, entah itu kelapangan atau kesempitan, semuanya sudah ditakar sesuai kapasitas diri kita, tidak mungkin tertukar satu dengan lainnya.

Biarkan rumput itu terus tumbuh dihalamanmu, biarkan rumput itu menjadi pemanis halaman rumahmu, biarkan ia tumbuh dengan warna hijaunya, meski tak sehijau rumput tetanggamu, tugasmu hanyalah menjaga rumput dihalaman rumahmu, siramlah dengan air keiklhasan agar ia tetap bisa tumbuh dengan baik, jika memang harus dipotong dan dirapihkan, maka potong dan rapihkanlah dengan penuh kesabaran, biarkan sisanya Allah yang mengurusnya, rumahmu adalah tempat tinggalmu, tinggalah dengan nyaman didalamnya, jadikan ia surgamu didunia.

Dan biarkan rumput tetanggamu hidup baik dengan hijaunya yang indah.


Bandung, 8 Agustus 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar