Selasa, 16 Februari 2016

Pergi

 “No matter how much suffering you went through, you never wanted to let go of those memories”
-          Haruki Murakami

Kesempatan untuk pergi meninggalkan Bandung nyatanya baru datang tahun ini, entah apa rencana Allah dibalik ini semua, tapi rasanya ini waktu yang tepat, untuk saya sedikit beristirahat, walau nyatanya disini saya tidak benar-benar istirahat, bahkan kalau bisa dibilang disini saya lebih sibuk, jam mengajar yang cukup padat dari pagi hingga siang, bahkan kadang jam malam untuk mengajar, tapi sudahlah saya sudah cukup puas berada dikota ini yang jauh dari Bandung.

Bukan maksud saya lari dari kenyataan, atau meninggalkan amanah-amanah itu, tapi saya sedang ingin “sendiri” meski nyatanya saya sudah terlalu lama sediri, tapi baiklah tidak apa-apa, tidak banyak orang yang menghubungi saya, dan kalaupun ada yang menanyakan kabar saya, dan menghubungi saya, itu pasti orang tua saya, ibu dan bapak. Dan alhamdullilah saya baik-baik saja, lebih baik dari kelihatannya.

Mungkin yang terlihat disini saya bisa sedikit santai, jangan bayangkan saya sedang asyik menonton drama korea, atau menonton anime, untuk membuat soal saja saya tidak sempat, padahal deadline kerjaan saya membuat soal untuk UTS dan UAS banyak sekali, bahkan modul SBMPTN pun belum selesai, novel tere liye dan komik miiko saja tidak tuntas saya baca, karena banyak yang harus dikerjakan disini, menulis saja saya malas, sudah terlalu lelah sepertinya, jadi ini hanya sisa-sisa tenaga yang saya punya.

Sebenanya kalau boleh jujur, saya sedih ninggalin Bandung, apalagi pas rihlah kemarin sama anak-anak Remasis sebelum pergi ke Bontang, naufal salah satu murid yang sudah lama dimesjid, yang sekarang sudah beranjak remaja benar-benar peduli pada saya, beberapa kali dia menawarkan untuk membawakan tas saya ketika harus naik-naik bukit, kasian sepertinya dia liat saya, tapi saya menolak, saya ingat Rasullulah yang selalu membawa barang bawaannya sendiri, jadi saya bawa sendiri tas saya yang lumayan berat dengan perbekalan.

Saya hanya ingat pesan seseorang untuk menjaga diri agar makan teratur dan jangan terlalu lelah, mungkin dia tau saya suka malas makan, ingin kurus, ingin diet, dan segala macam, padahal nyatanya saya gak bisa gak makan, karena kalau telat makan lambung saya pasti bermasalah, mual dan begitulah kira-kira, saya tidak boleh sakit disini, jadi saya selalu makan teratur disini.
Baiklah, doakan saja saya sehat-sehat disini, insya allah saya bisa menjaga diri dengan baik disini, sampai jumpa dilain kesempatan, mudah-mudahan kalau ada kesempatan kita bisa bertemu.
Dibuat pada saat kelelahan, maaf kalo tulisannya tidak bermutu.

Bontang, 16 Februari 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar