Anak laki-laki itu berseragam putih abu, tak sengaja aku melihatnya... entah dimana.... namun tiba-tiba saja wajahnya mengingatkanku pada sebuah Nama. Seseorang yang menulis dengan begitu indah, hingga aku yang membacanya menjadi malu, pemuda belasan tahun ini mampu memahami Islam jauh dari yang aku pahami saat ini, keyakinanku semakin kuat pemuda yang baru saja kulihat itu adalah orang yang sama dengan orang yang menulis disebuah blog...
Dan kemudian hari... dugaan benar... pemuda berseragam putih abu itu adalah pemuda yang selalu menulis pesan-pesan dakwahnya dalam sebuah blog.
.................................................................................................................................................................
29 Ramadhan 1433 H, aku putuskan untuk I’tikaf sendiri di mesjid Habibburahman... mesjid milik PT Dirgantara yang setiap Ramadhan tak pernah sepi dari jamaah, mesjid yang setiap Ramadhan menjadi penuh sesak dengan banyak tenda, dan para pedagang yang berjualan, mesjid yang menjadi tempat favorit bagi para aktivis dakwah dari berbagai harakah, karena setiap malamnya 1 juz Al-Quran selalu dilantunkan dengan penuh kekhusyuan oleh sang Imam Mesjid.
Hari itu aku memang tertinggal sholat Isya karena aku harus berbuka bersama beberapa muridku, alhamdullillah, belum terlambat untuk sholat Tarawih..., lama.... dan akhirnya selesai dirakaat ke 8, aku sendiri, dan mencari tempat yang agak kosong, aku memilih tempat ditengah-tengah mesjid, hening, tak ada satupun akhwat yang kukenal, entah kenapa keinginan untuk I’tikaf begitu besar malam itu, meski tak ada satu pun teman yang kuajak menemani, fikirku aku butuh waktu untuk sendiri, aku butuh ruang untuk aku meminta dan bermunajat pada Allah SWT.
Dan entah kenapa... tiba-tiba pandanganku tertuju pada seorang akhwat berjilbab merah, akhwat yang cantik, yang entah dimana aku pernah melihatnya, mungkin didunia maya, seorang akhwat yang tulisan-tulisannya di blog sering kubaca. Bagaimana mengenal seseorang yang bahkan bertatap muka saja belum pernah??? Insya Allah aku bisa mengenalinya...
Ia adalah satu dari banyak akhwat hebat yang pernah aku tahu, aku tahu itu dari banyak tulisan-tulisannya, walau ada sisi keakhwatannya yang sangat manusiawi, namun aku yakin ia adalah seorang akhwat yang cerdas yang paham bagaimana seharusnya bersikap dengan baik pada sesamamnya maupun pada lawan jenis.
Entahlah..., aku coba menyapanya lebih dulu
Aku menanyakan tentang lamanya waktu i’tikaf di mesjid itu, dan iapun menjawab...
Lalu aku tanyakan tempat kuliahnya, dan namanya...
Ternyata.... beliau orang yang sama dengan yang kukenal didunia maya.
Hipotesaku benar, aku mampu mengenali seseorang yang belum pernah aku jumpai sebelumnya, nyatanya akhwat ini lebih hebat dari yang kukira....
Mungkin jika dilihat dari tulisannya, ia adalah seorang akhwat yang rapuh, namun ketika aku menatapnya, ia adalah seorang akhwat yang tegas yang dengan sikap dinginnya, mampu menutupi kegelisahan batinnya....
Aku beruntung bisa bertemu dengannya, dan sholat di shaf yang sama dengannya...
Semoga Allah merahmatimu saudariku...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar